Gak Enaknya Jadi Pengangguran, Jangan Coba-Coba Deh!!

Menganggur itu gak enak banget sumpah, ane sempat menganggur selama setengah tahun. Artinya ane 6 bulan diem dirumah, kenapa gak maen? Ya karena apalagi kalau bukan gak ada duit! Namanya juga pengangguran pastilah dompet suci dan bersih seperti idul fitri.

Fase awal saat menganggur itu bikin stress, tekanan batin, emosional, karena gak ada suatu kewajiban untuk mengerjakan sesuatu seperti saat kita punya tanggungan pekerjaan. Jadi binggung mau ngapain, gabut deh pokoknya.

Baca juga: Pengalaman Bermain Trading di Olymp Trade, Benarkah Broker Ini Penipu?

Tapi nih lama-lama kita akan terbiasa lalu malah menikmati nganggurnya kita, kita jadi tau enaknya menggangur, apa enaknya? Gak ada kewajiban mengerjakan pekerjaan, jadi kita ya leha-leha, santai kayak dipantai, kegiatanya cuman tidur, mandi makan, tidur lagi. Itulah rutinitas kesibukan sehari-hari.

Biar agan bisa survive alias bertahan hidup saat menganggur, coba deh klik tips beritkut ini baca nih gan



Selain itu, soal gak enaknya menganggur adalah melamar kerja, pastilah penganguran punya tujuan utama buat nyari kerja. Tapi yang jadi halangan adalah ada tidaknya koneksi di perusahaan tujuan.

Apa itu koneksi? Bisa dibilang sih 'orang dalem' jadi kita diwajibkan punya temenlah, minimal yang kerja di situ biar kita dapet koneksi dan referensi biar bisa masuk dunia kerja. Kalau gak punya koneksi bakal susah banget deh nyari kerja.



Bicara soal mencari kerja, kebanyakan dari pengangguran akan menjadi job seeker melalui media online seperti intagram, website dan sosial media lainya, dari situ kita akan menemukan perusahaan yang diminati lalu mengirimkan lamaran berupa email karena lokasinya di luar kota.

Perlu mas gan tau nih soal lamaran via email itu sulitnya minta ampun buat di terima, mungkin hanya kurang dari 30%. Kenapa bisa begitu? Karena email bukanlah prioritas, yang jadi prioritas adalah mereka yang punya koneksi atau mereka yang rela membayar untuk sebuah posisi, itulah kelamnya dunia kerja yang sudah jadi rahasia umum.

Tapi yang namanya usaha pasti bakal ada hasilnya kok, jika kita berkesempatan untuk bekerja padahal hanya mengirim email maka itulah perusahaan yang tidak membeda-bedakan kasta para pelamar.

Tapi kamu juga harus waspada terhadap perusahaan yang berpotensi jadi penipu. Maksudnya gimana? Baca artikel di bawah ini:

Posting Komentar

0 Komentar