Kisah Masa Kecil Albert Einstein Si Ilmuan Hebat

Kisah Masa Kecil Albert Einstein Si Ilmuan Hebat

CASHDIK.COM - Ini adalah kisah dari seorang ilmuan yang masa kecilnya dianggap sebagai bocah autisme bodoh yang tak tahu apa-apa, kemudian dia menjelma sebagai ilmuan paling dikenal sampai saat ini. Ya, ini adalah kisah ane, ehh maksudnya kisah dari Albert Einstein.

Kebanyakan dari kita hanya tau namanya tapi tidak dengan kisahnya. Seperti kata babang YangLek "they know my name, not my story"

Baca juga: 5 Tanda Kamu Memiliki Pasangan yang Posesif

Albert Einstein, dulu hanya seorang bocah yang dianggap bodoh dan autisme yang akhirnya menjadi seorang ilmuwan fisika terbesar dalam abad ke-20. Dia adalah sosok jenius yang berpandangan luas.

Kisah masa kecil albert einstein

Mengutip dari laman kompasiana.com, Einstein lahir pada tahun 1879 di sebuah kota bernama Ulm,Wuttemberg, Jerman. Einstenin kecil tumbuh sebagai anak yang lamban dan terkesan bodoh. Pada awalnya Einstein mengalami gangguan pada kemampuan berbahasa dan berbicara.

Bahkan di sekolah, ia dianggap sebagai murid yang paling terbelakang. Lantaran kepribadiannya yang introvet dan pemalu. Einstein memiliki kecenderungan berfikir dengan olah pikirnya sendiri sedangkan pelajaran sekolah menyuruh murid untuk berfikir dengan cara orang lain yaitu gurunya, hal inilah yang membuat Einstein kesulitan mengikuti alur belajar di sekolah.

Einstein juga dikenal sebagai anak yang suka membangkang waktu bersekolah dia sering tidak mau mengikuti perintah dan pelajaran gurunya, malainkan hanya mau mengerjakan apa yang ia sukai yakni yang berhubungan dengan musik, membaca buku-buku sains, dan berlayar. Bahkan dia kerap membolos saat pelajaran yang tidak disukainya.

Akibat dari kelakuannya ini, dia dikeluarkan dari sekolah oleh gurunya, sang guru mengaku sudah lelah dan tak sanggup lagi mengajarinya. Hal ini terjadi saat masa SMP, Einstein hanya mendapatkan keterangan bahwa dirinya pernah sekolah di sana.

Melansir dari laman Jitunews.com, setelah dikeluarkan dari sekolah, ibunya membelikan biola untuknya karena dia sangat suka bermain biola. Sampai akhirnya, Einstein sangat menguasainya. Menurut Einstein salah satu kunci kecerdasannya adalah dengan bermain musik.

Berbekal surat keterangan dari SMP, dia nekat mendaftar masuk ke SMA. Setelah beberapa penolakan, dia pun berhasil diterima masuk SMA. Kelakuannya pun masih tak berubah. Einstein masih sering membolos di pelajaran-pelajaran yang tidak dia sukai, sampai akhirnya ia kembali dinyatakan sebagai anak yang tidak tamat SMA.

Baca juga: 23 Fakta Menakjubkan dari Otak Manusia

Pada tahun 1895 ia melamar di Politeknik Federal, di Zurich Swiss. Sayang, lagi-lagi ia gagal di ujian masuk. Dia diminta menamatkan SMA-nya terlebih dahulu. Pada tahun berikutnya dia melamar lagi dan akhirnya diterima sebagai mahasiswa di Politeknik Federal, Swiss.

Setelah lulus, Einstein banyak mengkritik sistem pendidikan Jerman yang menurutnya banyak menghambat potensi unggul yang dimiliki seorang anak. Ia juga banyak berseberangan dengan Otoritas Akademik di Jerman, sehingga Einstein memilih untuk tidak lagi menjadi waga Jerman lagi.

Baca juga: Inilah Alasan Kenapa Tikus Sering Jadi Bahan Percobaan Ilmiah

Enstein mencari negara yang memberikan kebebasan warga negaranya untuk berekspresi. Pilihannya jatuh pada Negara Swiss. Akan tetapi karena pada perang dunia kedua dia merasa terdesak oleh Nazi, dia juga mengajukan kewarganegaraan AS. Hingga akhir hayatnya dia memiliki 2 kewarganegaraan yakni Swiss dan AS.

Seiring berjalannya waktu, dia mengemukakan teori relativitas dan banyak menulis tentang mekanika kuantum, mekanika statistika, dan kosmologi. Diapun diberi penghargaan nobel berkat jasanya. Salah satu rumus yang paling terkenal adalah rumus Teori Relativitas yaitu E=mc².

Kisah masa kecil albert einstein

Sebelum kematiannya, dia mengucapkan kalimat yang bisa membuat Agan tercengang. Albert Einstein meninggal setelah menolak operasi dengan mengatakan:

"Aku akan pergi saat aku menginginkannya. Akan terasa hampa jika menjalani hidup dengan bantuan alat. Aku telah selesai membagikan ilmuku, sekarang saatnya untuk pergi. Aku akan melakukannya dengan cara yang elegan.", Kata Einstein saat diwawancarai.


Kisah masa kecil albert einstein
Meja berantakan ini adalah meja kerja Einstein di hari kematiannya.

Pada masa tuanya, keterkenalan Einstein melampaui ketenaran semua ilmuwan dalam sejarah, dan dalam bahasa populer, kata Einstein dianggap bersinonim dengan kecerdasan atau bahkan jenius. Wajahnya merupakan salah satu yang paling dikenal di seluruh dunia.

Baca juga: Apakah Manusia Akan Tetap Bekerja saat di Surga Nanti?

Banyak pelajaran hidup yang bisa kita ambil dari beliau. Sekian dan Terimakasih sudah membaca.

Posting Komentar

0 Komentar