Penjelasan Medis Kenapa Fenomena Mati Suri Bisa Terjadi

CASHDIK.COM - Fenomena orang mati kemudian hidup lagi atau biasa kita sebut dengan mati suri. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

Dalam dunia medis, seseorang yang dinyatakan mati jika tidak bernapas, aliran darah sudah tidak berjalan, hingga mati jantung (tak lagi berdenyut). Namun pada kondisi mati suri, semua fungsi organ yang tadinya tidak bekerja, secara ajaib dapat berfungsi seperti sediakala.

Spesialis saraf DR. Dr. Salim Harris, Sp.S(K), FICA, mengatakan bahwa mati suri banyak dialami manusia namun dalam keadaan tertentu.


Bagaimana Fenomena Mati Suri Bisa Terjadi


Ia menyebut, istilah mati suri dalam medis terjadi jika seseorang kehilangan napas, berhentinya peredaran darah dan jantung, namun fungsi otak masih berjalan.

"Kalau bicara mati suri itu bicara fungsi otak. Kematian dapat disebabkan banyak hal, kehilangan sirkulasi jantung, gangguan metabolik dan lainnya."

Lebih lanjut ia menyebut bahwa kondisi mati suri dalam kondisi REM (Rapid Eye Movement), artinya pasien tidur tapi fungsi otaknya berjalan. Semua panca Indera masih alert.

"Pada kadar tertentu otak yang kembali on bisa saja kembali bekerja. Namun kalau mati sampai 1-3 hari lalu bangun lagi, itu tidak mungkin. Umumnya sih hanya berselang beberapa jam dari vonis kematian," ujarnya dalam tayangan AYO HIDUP SEHAT di tvOne Jumat 6 April 2018.

Lebih lanjut ia mengungkap tidak semua orang mengalami mati suri. Ada yang terjadi henti jantung, semua organ vital berhenti misalnya, nanti setelah fibrilasi otak semua jalan kembali.

Mati suri bisa disamakan dengan fase tidur nyenyak. "Fungsi otaknya sangat rilaks, sehingga dia tidak bisa menanggapi respons apapun," ujarnya.

Lalu apakah benar orang yang mati suri selalu merasakan pengalaman pisah dari tubuhnya sendiri?

"Itu mitos. Yang terjadi adalah seperti bentuk ekperience seseorang sehingga terbawa dalam alam sadarnya. Lalu orang yang suka gunakan obat-obatan, hingga memori saat menikmati film. Semua itu akan keluar dalam bentuk halusinasi, seolah-olah memiliki pengalaman keluar dari tubuh."


Selain itu mati suri berbeda dengan koma. "Bedanya dengan koma, Kalau koma adalah kehilangan fungsi otak karena faktor lain, namun fungsi otak tersebut dipertahankan."

Sumber: Viva.co.id

Posting Komentar

0 Komentar