Mengenal Istilah Negara Berkembang atau 'Negara Berflower' yang Sering Dipakai Warganet

CASHDIK.COM - Kamu pasti sering mendengar istilah negara berkembang atau sering diplesetkan menjadi negara berflower. Kedua istilah tersebut sering digunakan warganet, khususnya di Instagram.

Istilah ini mengacu pada negara yang ekonominya sedang membaik atau berproses, dari negara miskin menjadi negara maju. Negara kita ini (Indonesia) termasuk dalam pengelompokan negara berkembang.

Sayangnya penyebutan istilah tersebut tidak diakui oleh PBB alias tidak resmi. Pengelompokan juga hanya dilakukan untuk keperluan statistik saja. 

Baca juga: Ingin Menabung Rp 10 - 100 Juta Dalam Setahun? Begini Caranya!



Istilah yang benar dan diakui adalah 'Negara Industri Baru', dan negara kita termasuk di dalamnya. Lantas, bagaimana ciri-ciri negara berkembang?

Umumnya, negara berkembang atau negara maju dilihat dari besarnya pendapatan perkapita, angka kelahiran, fasilitas umum, sampai ekspor dan import dari negara tersebut. Negara berkembang memiliki skor yang rendah terhadap sebagian besar sektor tersebut.

Viralnya istilah ini karena dijadikan bahan dagelan. Lagi-lagi frasa jadi viral karena dijadikan bahan lucu-lucuan. Banyak sekali warganet apalagi netizen di Instagram yang memakai istilah ini dan mengubahnya menjadi 'negara berflower' untuk menanggapi kelakuan konyol dari netizen lainnya. 

Baca juga: Bagaimana Pandangan Medis Terhadap Fenomena Mati Suri?

Kesimpulannya, ternyata tidak ada data resmi yang menyebutkan negara tersebut masuk negara berkembang atau negara maju. Tentu saja, kalau ada, bisa menyulut kontroversi internasional antar negara.

Namun, kebutuhan untuk statistik tetap saja diperlukan guna mengelompokkan negara-negara mana yang memerlukan perhatian khusus.


Oleh karena itu, istilah ini diciptakan dengan beberapa indikator dan salah satunya yang paling sering digunakan dan dibahas adalah Pendapatan Perkapita atau GDP.

Posting Komentar

0 Komentar