Pengalaman Bekerja di Alfamart Part 1, Mulia atau Sengsara?

Judul artikel ini 'Pengalaman Bekerja di Alfamart', memangnya pengalaman siapa yang mau dijabarkan di sini? Ini adalah pengalaman saya sendiri, hehe.


pengalaman bekerja di alfamart
Gambar ini hanya ilustrasi


Sekali lagi, ini adalah pengalaman penulis. Untuk memperkuat data, maka saya mengambil pengalaman orang lain di forum diskusi kaskus. Supaya kamu lebih percaya dengan testimoni segelintir orang, saya kasih linknya diskusinya di sini.

Baiklah, masuk ke topik pembahasan. Kamu tahu kan salah satu retail raksasa di Indonesia yakni Alfamart. Retail yang mengalahkan toko-toko kecil milik masyarakat. Apakah bekerja di sini bisa membuat kita tercukupi?

Saya pernah bekerja sebagai Crew of Store, terdengar keren memang, tapi aslinya hanyalah pegawai toko, pelayan, pramuniaga, atau pesuruh. Pengalaman saya sebagai Crew of Store cukup singkat, hanya satu tahun saja. Dan saya bersyukur karena hanya setahun, coba kalau 2 atau 3 tahun, pasti saya tidak akan bisa membuat blog ini.


Bekerja di alfamart
Ini foto saya tahun 2015-2016 saat bekerja di Alfamart

Untuk masuk ke Alfamart ternyata sangatlah mudah, tapi tergantung posisi juga sih. Berrhubung saya hanya tukang jaga toko jadi ya gampang aja, apalagi waktu itu saya dibawa oleh orang dalam, hehe. Jadi untuk hal pendaftaran, saya tidak terlalu paham. Sistemnya kontrak (1 tahun) jadi begitu ditrima, kita tanda tangan kontrak di Kantor Pusat. 

Jam kerjanya adalah 8 jam, tapi pasti lebih dari itu. Kenapa? Karena setiap pergantian sif, kasir harus melakukan penghitungan uang yang ada di brankas dan di laci toko (uang penjualan 1 sif). Saya sebagai pramuniaga sering ikut membantu dan menunggu karena saya tidak enakan pada orang lain. 

Lamanya penghitungan uang ini berfariasi, kadang cepet, kadang lama banget. Apalagi jika uangnya minus. Minus gimana? Jumlah uang fisik di kasir tidak sesuai dengan data aplikasi penjualan, jadi si kasir harus bertanggung jawab dengan menganti nilai minus tersebut. kalau minus 50 ribu ya segitu gantinya. Gaenak kan? Perlu diingat bahwa bagian kasir hanya dilakoni oleh pegawai wanita, kalau laki ya cuman pramu. Seorang pramu tidak bertanggung jawab dengan minus tersebut, kecuali kita ikut-ikutan pegang kasir selama sif berlangsung. Sampai sini paham?

Secara tidak langsung saya menjelaskan kerja dari seorang kasir Alfamart hehe. Lebih lanjut, semua Pegawai Alfamart bertanggung jawab dengan barang yang ada di toko. Jika barang hilang maka pegawai toko tersebut yang harus menggantinya dengan uang pribadi. Gaenak kan?

Bukan hanya itu. Satu pegawai diberi tanggung jawab untuk mengawasi rak yang dia miliki. Rak ini adalah rak yang ada di toko. Jika ada barang yang hilang, kadaluarsa, telat retur (pengembalian ke pusat) maka orang yang memegang rak tersebut harus mengantinya dengan uang pribadi. Contoh: saya memegang rak kondom, jadi jika ada kondom hilang maka saya mengantinya. Atau rak detergen (Rinso, Daia, dll.) ada produk yang kelewat extpired dan tidak bisa diretur maka saya mengantinya juga. Sampai sini paham?

Tugas seorang pramuniaga (crew of store) Alfamart adalah menjaga kebersihan, kerapihan, dan pelayanan toko. Setiap barang di rak pajangan yang mulai habis, maka pramu harus mengambil stock dari gudang lalu membawanya ke depan agar bisa dibeli konsumen. Urusan nyapu ngepel juga termasuk tanggung jawab pramuniaga lho.

Toko Alfamart punya 2 sif, pagi (006:00-14:00) dan siang (14:00-22:00), delapan jam tapi realitanya 9 jam bahkan lebih. Untuk toko yang nonstop alias 24 jam, berarti ada 3 sif karena ditambah sif malam (23:00-07:00) sif malam hanya pria saja yang jaga. 

Berapa gaji di Alfamart? Gaji seorang pegawai biasa (kasir dan pramuniaga) hanya sebatas UMK saja. Enaknya, tiap kali UMK naik ya gaji kita otomatis naik tanpa diminta. 

Untuk kupas tuntasnya, saya lanjutkan di artikel selanjutnya. Silahkan masuk ke Pengalaman Bekerja di Alfamart Part 2, Mulia atau Sengsara?

Posting Komentar

1 Komentar