Bagaimana Rasanya Tinggal di Apartemen?

Bagaimana Rasanya Tinggal di Apartemen?

Berkat harga tanah yang makin naik dan ketersediaan lahan yang makin menipis, apartemen menjadi alternatif hunian vertikal yang mampu menampung banyak orang sekaligus.

Tinggal di apartemen nampaknya identik dengan kemewahan, ya setidaknya jauh lebih bagus dibanding rusun atau sejenisnya. Apakah tinggal di apartemen semenyenangkan yang kita kira?


Bagaimana rasanya tinggal di apartemen

Hidup memang tidak seperti di TV. Kalau kamu sering melihat kehidupan apartemen yang serba mewah dan menyenangkan, percayalah itu tidak 100% benar. Apalagi buat kamu yang sudah tumbuh di lingkungan pemukiman sejak kecil, tinggal di ruangan di lantai tinggi butuh penyesuaian!

Baca juga: Penipuan Berkedok Multi Level Marketing (MLM), Kupas Tuntas Disini

Hal pertama yang perlu kamu ketahui adalah di apartemen itu susah sinyal. Masalah ini sudah menjadi rahasia umum di kalangan penghuni apartemen. Gedung yang tinggi dan ruangan yang sempit sepertinya membuat sinyal tak mampu masuk dengan baik melewati celas tembok tersebut.

Sebenarnya hal itu bisa diatasi dengan layanan wi-fi yang disediakan oleh pihak apartemen. Tapi tentu saja ini tidak gratis, dan penghuni apartemen itu tidak semuanya kaya bro!

Tinggal di apartemen juga bisa membuat kamu lebih boros. Bagaimana tidak, gedungnya sendiri sering dibangun di dekat mall atau pusat perbelanjaan, bahkan di atas mall itu sendiri. Pastilah banyak penghuni yang merasa diuntungkan dengan lokasi ini, tapi lebih ruginya karena memicu keborosan.

Susahnya lagi adalah rebutan lahan parkir. Apalagi jika apartemen tidak punya lahan parkir luas, padahal kita tahu bahwa penghuninya mayoritas memakai mobil dan jarang sekali yang hanya punya motor.

Perlu diketahui bahwa ada apartemen yang tidak menyediakan dapur karena biaya untuk menyediakan saluran asap tidaklah murah. Bahkan ada yang melarang penghuninya untuk tidak menggunakan gas LPG karena beresiko meledak. Wah, gak bisa masak dong? Cara alternatif, gunakan kompor listrik.


Bagaimana rasanya tinggal di apartemen?


Bukan apartemen jika tidak punya fasilitas tertentu. Paling tidak kamu bisa menikmati gym dan kolam renang sepuasnya. Hunian vertikal tentu memungkinkan membangun banyak fasilitas di dalamnya, termasuk minimarket dan restoran.

Baca juga: Ingin Menabung Rp 10 - 100 Juta Dalam Setahun? Begini Caranya!

Sekadar informasi, penghuni apartemen juga tetap mendapatkan surat kepemilikan unit dan berlaku layaknya HGB pada rumah tapak.

Posting Komentar

0 Komentar