Apa yang Dimaksud dengan Rekonsiliasi Politik, Siapa yang Diuntungkan?

Apa yang Dimaksud dengan Rekonsiliasi Politik, Siapa yang Diuntungkan?

Akhir-akhir ini ramai diperbincangkan soal rekonsiliasi politik antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan mantan rivalnya Prabowo Subianto. Nah, sebenarnya apa sih arti dari rekonsiliasi itu?

Menurut KKBI, Rekonsiliasi adalah (1) perbuatan memulihkan hubungan persahabatan pada keadaan semula; perbuatan menyelesaikan perbedaan; (2) penetapan pos-pos yang diperlukan untuk mencocokkan saldo masing-masing dari dua akun atau lebih yang mempunyai hubungan satu dengan lain; (3) ikhtisar yang memuat rincian perbedaan antara dua akun atau lebih.

Baca juga: 7 Tanda Bahwa Kamu Adalah Orang Jenius


Apa itu rekonsiliasi politik?


Secara garis besar, rokonsiliasi politik adalah perdamaian atau upaya memulihkan hubungan politik. 

Nah, bisa dilihat dari pengertian di atas, rekonsiliasi politik mengartikan bahwa pihak Jokowi (pemerintah) akan berdamai dengan pihak Prabowo (oposisi). Pertanyaannya, apakah rekonsiliasi akan berakhir dengan koalisi?

Rekonsiliasi adalah sebuah usaha untuk menghilangkan permusuhan dan memupuk persahabatan. Sedangkan Koalisi adalah persahabatan selama mendapat manfaat. Keduanya terlihat sama namun berbeda.

Dalam demokrasi Sebuah Pemerintahan tanpa Oposisi sangat rawan menimbulkan Tirani. Jadi sebaiknya Didalam pemerintahan harus selalu ada Oposisi yang cukup kuat. Namun harus disertai asas demi kebaikan bangsa dan bukan asas menang sendiri.

Baca juga: Ingin Menabung 10 - 100 Juta Dalam Setahun? Begini Caranya!

Jadi jika partai oposisi ber rekonsiliasi dengan pemenang adalah wajib hukumnya untuk menghilangkan residu hasil pemilu. Namun Koalisi bukan sebuah kewajiban bagi partai oposisi.

Antara Jokowi dan Prabowo, siapa yang lebih butuh rekonsiliasi?

Keduanya tidak butuh. Seruan rekonsiliasi hanya normatif belaka. Itu sebabnya keduanya tidak serius.

Jokowi sudah mayoritas, banget. Selesai. Dia tidak butuh Prabowo.

Prabowo isinya tinggal Gerindra + PKS + beberapa partai gurem. Tidak pada posisi bisa mengganggu. Bikin rusuh pun banyak yang tertangkap, sekarang sibuk ngeles dan cuci tangan.

Pikiran kubu Prabowo adalah bagaimana ke depan? Kalau rekonsiliasi sekarang, bisa-bisa mereka ditinggalkan pendukung yang hard-liner. Makanya mereka bikin ulah terus, karena itu yang disukai pendukungnya. Kubu mereka nyinyir lucu itu sebenarnya disukai pendukungnya lho. Kalau berhenti nyinyir, mereka akan kehilangan banyak pendukung.

Baca juga: Ketahui Curangnya Cara Kerja Pinjaman Online

Karena tidak butuh, maka kubu Prabowo bikin syarat yang aneh-aneh untuk rekonsiliasi, termasuk meminta pemerintah membebaskan pelaku tindak pidana yang mendukung mereka. 

Sumber: Quora

Posting Komentar

0 Komentar