Inilah Alasan Kenapa Tikus Sering Jadi Bahan Percobaan Ilmiah

Inilah Alasan Kenapa Tikus Sering Jadi Bahan Percobaan Ilmiah

CASHDIK.COM - Kita semua sepakat bahwa tikus adalah hewan pengganggu yang menjijikan, namun berbeda bagi para peneliti. Tikus punya peranan penting di bidang nedis dan penelitian ilmiah sebgai tikus percobaan. 


Inilah Alasan Kenapa Tikus Sering Jadi Bahan Percobaan Ilmiah

Bahkan menurut Foundation for Biomedical Research (FBR), 95 persen dari semua hewan di dalam laboratorium adalah mencit dan tikus. Tahukah kamu, kenapa tikus sering dipakai sebagai bahan percobaan ilmiah? Menurut Brilio.net, ada 5 alasan seperti berikut ini.

Baca juga: Alasan Kenapa Gelas Kaca Sering Digunakan di Percobaan Ilmiah


1. Hewan dengan tingkat reproduksi tinggi

Tikus merupakan hewan yang tidak akan terancam punah, sama halnya dengan ayam. Penyebabnya adalah tikus memiliki proses reproduksi yang tidak terlalu lama. Selain itu, jangka waktu hidup mereka hanya berkisar antara dua hingga tiga tahun.

2. Tikus mudah beradaptasi

Selain dari sisi populasi, pertimbangan lain adalah perilaku tikus itu sendiri. Hewan ini sangat mudah untuk beradaptasi dengan lingkungan baru. Selain itu, bentuk tikus yang kecil membuat para peneliti mudah dalam menanganinya.

3. Harga tikus yang murah

Hal ini akan menghemat biaya penelitian jika membutuhkan jumlah tikus yang banyak dalam percobaannya. Di sisi lain, tikus juga bisa dibeli dalam jumlah banyak. 

4. Struktur tubuh tikus yang mudah dipahami

Perubahan pada struktur anatomi, fisiologi, dan genetika pada tikus saat percobaan lebih mudah dipahami oleh para peneliti. Selain itu, penyebab dari perubahannya juga mudah untuk dianalsisis.

Baca juga: Kenapa Mata Kucing Bisa Menyala Dalam Gelap?

5. Karakteristik tikus yang mirip dengan manusia

Beberapa kajian tentang diabetes, obesitas, kanker, dan penyakit jantung menggunakan tikus dalam percobaannya. Hal ini dikarenakan karakter biologis dan tingkah lakunya yang mirip dengan manusia. Bahkan penyakit manusia juga bisa dimasukkan ke dalam tubuh tikus. Selain itu, struktur gen yang mirip dengan manusia juga membantu hasil penelitian yang lebih akurat.

Demikian ulasan kenapa percobaan ilmiah selalu menggunakan tikus. Semoga bermanfaat dan mengobati rasa penasaran kamu.

Posting Komentar

0 Komentar