Tipe-tipe Nasabah Pinjaman Online yang Paling Sering Muncul

Tipe-tipe Nasabah Pinjaman Online yang Paling Sering Muncul

CASHDIK.COM - Terkadang untuk memenuhi kebutuhan hidup, banyak yang rela berhutang lewat jasa pinjaman online (Fintect). Pinjaman online tanpa jaminan hanya membutuhkan verifikasi data berupa KTP dan Foto Diri, hal itulah yang membuatnya jadi solusi di tengah kemiskinan.

Bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup, sebagian bahkan menggunakannya untuk menunjang gaya hidup. Saya telah menggali informasi lewat forum/grup di media sosial dan menemukan tipe-tipe nasabah dari berbagai kalangan. Berikut ini beberapa tipe nasabah atau pengguna pinjaman online yang paling sering ditemui.

tipe tipe nasabah pinjaman online


1. Nasabah biasa

Mereka adalah yang memakai jasa pinjaman online karena memang membutuhkannya. Biasanya, uang tersebut digunakan untuk hal-hal yang bersifat pokok, seperti membeli makan, paket data, bayar kost/kontrakan dan lain-lain.

Baca juga: Cara Melunasi Hutang dengan Berhutang Lewat Pinjaman Online

Nasabah biasa ini juga membayar pinjaman sesuai dengan tenor (waktu) yang ditentukan sehingga tidak merugikan fintech itu sendiri. Bisa dibilang mereka adalah konsumen paling disukai.

Membayar tepat waktu akan menghasilkan limit (jumlah pinjaman).

2. Peminjam galbay (gagal bayar)

Selanjutnya adalah galbay, istilah galbay adalah peminjam yang gagal membayar hutang mereka. Terkadang, pinjaman online mematok bunga yang dirasa terlalu tinggi sehingga nasabah kesulitan untuk melunasinya. Mereka yang tidak sanggup membayar akan berurusan dengan debt collector dari jasa pinjaman yang bersangkutan.

Ada juga yang sengaja tidak membayar hutang pinjaman karena merasa aman. Lah kok bisa? Sebagian pinjaman online tidak mempunyai dc (debt collector) lapangan untuk menagih langsung ke peminjam, paling juga diteror lewat sms, wa dan lainnya. Karena tidak ditagih face to face, peminjam merasa aman jika tidak mengembalikan uang.

Mereka inilah tipe orang yang paling tidak disukai oleh jasa pinjaman online karena merugikan


3. Membayar hutang dengan hutang


Ada juga nasabah yang terpaksa meminjam pinjaman online untuk melunasi pinjaman yang sebelumnya. Bahkan saya sering menemui satu orang yang mempunyai hutang di 5 fintech atau lebih. Sistem gali lubang, tutup lubang ini membuat mereka sulit terbebas dari jeratan hutang.

Alasannya pun macam-macam, mulai dari melunasi bunga, gaji yang pas-pasan, uang pelunasan terpakai untuk kebutuhan lain, dan sebagainnya. Tak jarang mereka kesulitan dan akhirnya menjadi galbay (gagal bayar).


4. Berhutang untuk memberi hutang


Hampir mirip dengan reseler, bedanya, bukan menjual barang, mereka menjual pinjaman dari fintech untuk dipakai oleh nasabah lain. Kenapa? Karena sebagian orang tidak memenuhi syarat untuk mengajukan pinjaman, biasanya kekurangan dokumen pendukung.

Tipe peminjam ini menggunakan data pribadi mereka untuk membantu nasabah yang membutuhkan uang. Mereka juga menambahkan sedikit bunga cicilan agar mendapatkan balasan atas jasanya.

Sejauh ini baru empat tipe nasabah pinjaman online yang saya temui. Jika saya bertemu hal baru, maka akan saya tambahkan di daftar tersebut. Sekian dan terimakasih.

Posting Komentar

0 Komentar