Cara Menjadi Orang yang Berfikir Kritis Secara Permanen

CASHDIK.COM - Masih ada saja orang yang mudah percaya dengan hoax, mereka mempercayai apa yang mereka lihat/baca tanpa tahu fakta dibaliknya. Itulah mengapa sebaiknya kita berfikir kritis dengan mempertimbangkan fakta yang ada dan tidak ada (belum diketahui).

belajar cara berfikir kritis


Namun, sebelum kita membahas mengenai cara berpikir kritis. Perlu kamu ketahui apa sih yang dimaksud dari berpikir kritis? Secara umum definisi berpikir kritis (critical thinking) adalah sebuah proses mental untuk menganalisis atau mengevaluasi informasi yang ada.Karena dengan berpikir kritis memungkinkan kamu untuk memanfaatkan potensi kamu dalam melihat masalah, memecahkan masalah, menciptakan, dan menyadari diri.

Baca juga: Rahasia Dibalik Atraksi Mematahkan Besi oleh Prajurit TNI

Berdasarkan buku Thinking, Fast and Slow karya Daniel Kahneman. Pada dasarnya cara berfikir manusia dibagi berdasarkan dua sistem yaitu Sistem 1 (thinking fast) dan sistem 2 (thinking slow).

Sistem 1 adalah kesan pertama atau reaksi pertama ketika berhadapan dengan sesuatu. Sistem 1 sering membawa orang terburu-buru menyimpulkan sesuatu berdasarkan informasi yang terbatas. Fenomena ini Kahneman sebut sebagai WYSIATI - "what you see is as it is", apa yang kamu lihat ya itulah adanya. WYSIATI membuat kita "fokus pada bukti yang ada dan mengabaikan bukti yang tidak ada." Sistem 1 bisa menjadi alasan kenapa orang mudah kena hoax, percaya teori konspirasi dll. Mungkin kamu salah satunya?

Sedangkan Sistem 2 ini yang dimaksud dengan berfikir kritis. Sistem 2 melakukan refleksi, analisis mendalam dan pemecahan masalah.

Sehari-hari tanpa kita sadari kita pake semua Sistem 1 (Berpikir Cepat). Paling enak emang, tanpa effort. Hanya ketika kita nemuin sesuatu yang tidak disangka-sangka, kita baru effort pake Sistem 2 (Berpikir Lambat). 

Contoh sederhana, coba jawab pertanyaan: berapa 5+5? jawabannya gampang, kita bisa menjawabnya dengan cara berfikir sistem 1. Tapi bagaimana jika pertanyaannya 5+5x17? pasti jawabnya agak susah, bukan? Nah dari sini kita membutuhkan sisem 2 untuk menjawabnya.

Nih kutipan dari Daniel Kahneman yang ter traslante :

“Ketika Sistem 1 mengalami kesulitan, ia memanggil Sistem 2 untuk mendukung pemrosesan yang lebih terperinci dan spesifik yang dapat memecahkan masalah saat ini. Sistem 2 dimobilisasi ketika muncul pertanyaan yang Sistem 1 tidak menawarkan jawaban"


Jadi, Berfikir kritis itu bagaimana kita berfikir dengan meminimalisir sistem 1 dan mencoba pake sistem 2.

Coba dipikir lagi secara manual, apakah 5+5 jawabannya 10? darimana asalnya? kok bisa? bagaimana caranya?

Sampai disini paling tidak kamu sudah tahu bagaimana konsep sistem 2 berjalan dan itu artinya kamu bisa mempraktekan konsep cara berfikir kritis.

Mulai sekarang perbanyak pengetahuan tentang dunia dan integrasikan melalui latihan berfikir setiap mendapat informasi. Dengan kata lain makin banyak pengetahuan makin cerdas kita akan semakin kritis.

Ada pertanyaan? wah gaada? berarti sistem 2 kalian belum aktif nih. hehe. Yuk aktifin, tuangkan pendapat kalian di kolom komentar.

Note: jangan sampai cara berfikir seperti ini malah membebani dirimu, misalnya membuatmu overthinking

Referensi: Quora


Posting Komentar

0 Komentar