Review Aplikasi Bibit Setelah Sebulan Berinvestasi

CASHDIK.COM - Di usia muda, sudah sepantasnya kita melakukan hal yang positif guna mempersiapkan hari tua (pensiun). Pasti kamu tidak ingin selamanya menjadi karyawan, bukan?

Lantas apa yang harus kita lakukan untuk memperoleh kebebasan finansial? Menabung atau berinvestasi? Menabung hanya akan menumpuk uangmu, sedangkan investasi adalah 'mengembangbiak-kan' uang kita. Investasi bisa kita artikan seperti berikut:

Apa itu investasi?

"Investasi adalah melakukan sesuatu di waktu saat ini guna mendapatkan manfaat yang lebih banyak di masa mendatang."

Jika sudah memahami apa itu investasi, selanjutnya dimana tempat yang tepat untuk berinvestasi? Jawabannya ada banyak sekali, namun penulis akan mengulas salah satunya yang telah saya coba dalam sebulan belakangan.

Baca juga: 5 Situs yang Terbukti Membayar Penulisnya di Tahun 2020
apa itu aplikasi bibit

Apa itu Reksadana Bibit?


Perkenalkan, ini adalah aplikasi/platform Bibit yang menjadi tempat jual beli reksadana yang telah terdaftar dan diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Ada tiga jenis reksadana yang dapat kita temui di Aplikasi Bibit, yakni reksadana saham, reksadana obligasi dan reksadana pasar uang. Ketiganya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Berbeda dengan platform lain, Bibit memberikan kemudahan pada user yang ingin mendaftar, verifikasinya dilakukan secara online dalam waktu kurang dari satu hari kerja. Berbeda sekali dengan Indopremier yang mengharuskan saya datang ke kantor dengan membawa beberapa dokumen (ribet bro!).

review reksadana bibit


Kelebihan Aplikasi Bibit


Kamu ingin berinvestasi tapi masih awam dalam dunia reksadana? Tenang saja, bibit memiliki fitur robot dimana kamu akan diberi beberapa pertanyaan guna mencari tahu kamu tipe investor seperti apa, kemudian Bibit akan merekomendasikan reksadana yang cocok untukmu. Seperti di bawah ini:

cara membeli reksadana lewat aplikasi bibit
Cara membeli reksadana juga sangat mudah, tinggal pilih mana reksadana yang ingin kamu investasikan, klik beli, pilih nominal, selesai. Untuk menghindari biaya charge saat transfer ke rekening bank yang berbeda, saya sarankan untuk menggunakan Gopay agar terbebas dari biaya admin.

Baca juga: Menuntut Hak Karyawan yang Seharusnya Dipenuhi oleh Perusahaan

Terhitung sejak tanggal 24 Maret 2020, saya bergabung di aplikasi bibit dan waktu itu saya langsung membeli beberapa reksadana yang direkomendasikan oleh robo. Sa/ya juga membeli beberapa jenis reksadana yang telah saya analisis performanya. Seperti yang kita ketahui bahwa bulan Maret terjadi 'krisis' ekonomi yang disebabkan oleh virus corona yang menyebabkan kaburnya para investor, nilai tukar rupiah turun, dollar naik, dan turunya ISHG secara drastis.

Pada momen itulah saya membeli beberapa reksadana, bisa dilihat pada gambar di bawah ini:

aplikasi bibit

Sebenarnya saya ingin membeli banyak tapi apa daya, uang yang saya miliki hanya sedikit. Dan saat artikel ini dibuat, profit yang saya peroleh adalah 12% kurang dari sebulan (17 hari). Bayangkan jika saya mempunyai uang Rp. 100 juta waktu itu, sekarang sudah untung 12 juta.

aplikasi bibit penipu

Walaupun keuntungannya sudah terlihat tapi tetap saja niat saya pada awalnya adalah investasi jangka panjang (3-7 tahun) jadi tidak akan saya tarik saldo tersebut.

Yang saya pelajari dan dapatkan dari aplikasi bibit adalah cara menganalisa kinerja reksadana, saya juga menganalisa lewat situs bloomberg, bibit juga mengirimkan laporan transaksi (pdf) ke email yang kita daftarkan, dan yang tak kalah mengejutkan adalah saya dapat asuransi covid-19 dari bibit secara gratis!

aplikasi bibit terdaftar di ojk

Kekurangan dari Aplikasi Bibit

Bukan tanpa celah, Bibit juga mempunyai kekurangan yang menurut saya tidak terlalu fatal. Yakni, proses pembelian reksadana lumayan lama (3 hari kerja), saya beli hari sabtu, 4 (kamis) hari kemudian baru selesai diproses.

Baca juga: Cara Mendapatkan Uang dari Aplikasi Pomona

Bukan hanya saat membeli, menjual reksadana pun butuh waktu yang cukup lama. Contoh, saya menjual reksadana tanggal 1 April kemudian diverifikasi oleh manajer investasi, tanggal 2 selesai verifikasi kemudian diproses oleh bank kustodian pada tanggal 3 April yang selanjutnya akan ditransfer ke rekening maksimal 7 hari bursa.

review aplikasi bibit reksadana
Barulah tanggal 7 April 2020 saham tersebut sampai ke rekening saya, namun nilainya sedikit berbeda (2ribu). Entah biaya admin atau menyesuaikan harga saham saat dijual dan ditransfer. Jika memang begitu berarti nilainya akan berubah dibanding saat dijual dan dicairkan ke rekening penerima.

pengalaman berinvestasi di aplikasi bibit


Nah, itulah pengalaman saya dalam berinvestasi di Aplikasi Bibit.id. Kamu juga bisa mencobanya sendiri, kamu bisa memasukan kode referal "cashdik" untuk mendapatkan saldo tambahan. Sekian dan terimakasih.

Posting Komentar

0 Komentar