Ungkap Rahasia Pertunjukan Debus Tebas Leher

CASHDIK.COM - Apakah kamu pernah menonton aksi debus secara langsung ataupun daring? Jika iya, apakah kamu mempercayai aksi tersebut nyata dari kemampuan supranatural seorang manusia? Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, kita cari tahu dulu arti dari debus yang sebenarnya.



Apa itu debus?

Menurut Wikipedia, debus adalah sebuah seni pertunjukan yang berasal dari daerah Banten dan sudah meluas ke segala penjuru Indonesia. Kesenian ini mempertunjukan kemampuan manusia yang kebal terhadap senjata tajam, air keras, dan lain-lain. Secara garis besar, sni atau pertunjukan bertujuan untuk menghibur penonton. Lantas apakah debus bukan bagian dari kekuatan manusia, melainkan hanya 'tontonan' belaka? 

Baca juga: Rahasia Dibalik Atraksi Mematahkan Besi Para Prajurit TNI

Sering kali pertunjukan debus diperagakan oleh pedagang obat kaki lima guna menarik perhatian calon pembeli bahwa obat yang mereka jual benar-benar sakti. Triknya kerap melibatkan sosok 'spesial' seperti dukun, kyai atau seseorang dengan pakaian mencolok. Tak lupa mereka membawa alat yang disiapkan sebelumnya, seperti golok, ramuan, dan obat yang dipromosikan.

Terdapat beberapa adegan yang dipertunjukan, pertama adalah pembuktian bahwa golok yang mereka gunakan benar -benar tajam. Awalnya golok tersebut dites dengang memotong rambut relawan/subjek, membelah pelepah pisang atau kayu. Adegan tersebut berhasil memotong benda-benda uji coba, penonton pun percaya akan hal itu.

Adegan kedua, si relawan diminta memegang jimat, atau membaca mantera yang didiktekan oleh si dukun, lalu rambut dan kulit tubuhnya—pipi, lengan, perut, leher—diiris dengan golok. Hasilnya, setiap bagian tubuh relawan yang diiris/dibacok tadi tidak ada yang terluka. Hebat! Artinya, jimat/mantera memang ampuh dan berfungsi. Benarkah?


Lantas, apa rahasia aksi debus mereka?

Golok yang digunakan adalah golok si dukun. Golok atau pedang tadi dibuat sedemikian rupa mengkilatnya sehingga terkesan sangat tajam. Padahal, golok atau pedang tadi sebenarnya sudah diubah seperti ini:


Mata golok (sisi tajam) terdiri dari dua bagian, ada bagian yang tajam dan ada bagian yang telah ditumpulkan. Jika bagian ujung golok dibiarkan tajam maka bagian pangkalnya dibuat tumpul. (source Quora)

Sebaliknya jika bagian pangkal yang dibiarkan tajam maka bagian ujungnya dibuat tumpul. Atau, ujung dan pangkal mata golok dibuat tajam sementara bagian tengahnya ditumpulkan (Lihat gambar).

Untuk membuktikan bahwa golok atau pedang tadi tajam si dukun menggunakan bagian yang tajam, sedangkan untuk membuktikan bahwa jimatnya efektif dukun menggunakan bagian yang sudah ditumpulkan tadi.

Baca juga: Inilah Alasan Kenapa Gelas Kaca Sering Digunakan di Percobaan Ilmiah

Tentu saja, subjek atau siapa pun yang hadir di sana tidak akan mengetahuinya, karena mereka tidak pernah diberi kesempatan untuk memeriksa keadaan golok tersebut.

Trik yang sangat sederhana tapi sanggup 'menipu' mata kebanyakan orang. Jika kamu kebetulan melihat aksi debus secara langsung, coba saja tawarkan kepada mereka untuk menggunakan golok milik orang lain. Ya, anggap saja pertunjukan mereka adalah hiburan semata, jadi selamat menikmati.

Posting Komentar

0 Komentar