Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Apa yang Kamu Pelajari Sepanjang Hidup Ini?

CASHDIK.COM - Untuk memenuhi kebutuhan hidup, umat manusia hendaklah bekerja. Entah sebagai karyawan ataupun pengusaha, yang penting mencukupi kebutuhannya. Dari waktu ke waktu, kebutuhan hidup terus meningkata karenanya kita harus pandai menyikapinya.


"Hidup memang tidak adil jadi biasakanlah"

Quote di atas terdengar tidak asing? Ya, itu adalah quote dari Patrick Star yang saya ingat sampai sekarang karena memang relevan dengan kehidupan. Alih-alih menyalahkan keadaan, menyalahkan takdir atau menyalahkan Tuhan, saya cenderung membiasakan diri dengan ketidak-adilan. 

 : 7 Hobi yang Bisa Hasilkan Hanya Lewat Internet

Dulu, saat saya masih duduk di bangku SMA, bekerja itu terlihat menyenangkan. Bisa jajan ini itu tanpa meminta orang tua, main kesana kemari tidak takut dimarahi. Saat dewasa, saya sadar ternyata sekolah lebih menyenangkan, hahaha. 

Kembali lagi ke soal gaji. Di atas kertas, gaji dan pekerjaan berbanding lurus dengan pendidikan + skill individu. Kamu akan kecewa saat berekspektasi digaji 7juta padahal kamu hanya tamatan SMA tanpa pengalaman. Itulah yang terjadi pada saya saat pertama kali lulus. 

Kamu harus realistis dan rasional dengan keadaan. Jangan mengharapkan gaji besar jika kemampuan skilmu tidak sebanding dengan nominal yang kamu harapkan. Kecewa akan datang saat harapan tak sesuai dengan keadaan.

Hal yang saya pelajari ketika dewasa adalah konsep roda kehidupan. Okelah pendapatan kita sekarang masih di bawah UMK, tapi bukankah roda kehidupan terus berputar? Yang gajinya kecil akan naik, yang miskin akan kaya dan yang kaya akan miskin saat roda kehidupan benar-benar berputar?

Hal itu akan benar terjadi jika mekanisme roda kehidupan berwujud seperti gambar di bawah ini. Yang berada di atas akan jatuh, pun sebaliknya.


Sayangnya tidak demikian. Cara kerja roda kehidupan lebih kompleks, rumit, tidak mudah diprediksi. Seperti ini:

Saking kompleksnya desain mesin kehidupan, bisa saja ada satu gir yang belum sempat menyelesaikan rotasi 180 derajat saat gir utama alias gir lahir-hidup-mati menyelesaikan rotasinya.  Makanya ada saja manusia yang tidak sempat miskin sampai akhir hayat atau menemukan I nya sampai akhir hayat.

Seseorang tidak akan jatuh miskin tanpa alasan, seseorang tidak bisa kebetulan kaya hanya karena roda mereka berputar. Dibutuhkan alasan logis nan kuat untuk memutar posisi seseorang.

Orang yang terlahir dari keluarga kaya memiliki lebih banyak kemungkinan untuk sukses. Mereka punya banyak pilihan soal pendidikan yang ditempuhnya, saat gagal pun masih ada orang tua yang bisa menyokongnya. 

Bagaiamana dengan si miskin? Mereka harus berusaha lebih keras untuk mendapatkan pendidikan yang layak, semakin miskin maka semakin sedikit pilihan dalam hidupnya. Sekali gagal, hdiupnya bisa makin miskin karena tidak ada backup dari orang tua.

Baca juga: Pahami Hal Ini Supaya Tak Kena Tipu Perusahaan Abal

Jadi mulailah membiasakan diri dengan ketidak adilan. Kamu salah jika membandingkan dirimu dengan anak seorang artis yang usianya masih belasan tahun namun sudah punya mobil dan rumah pribadi. Posisi start (saat lahir) kalian saja sudah berbeda, paham?

"Kuberi tahu satu rahasia padamu, Kawan. Buah paling manis dari berani bermimpi adalah kejadian-kejadian menakjubkan dalam perjalanan mencapainya", Arai, Sang Pemimpi. 

Nikmatilah prosesmu karena itulah yang akan membentuk karakter seorang manusia. 

Jika kamu ingin cepat kaya maka hiduplah dengan sederhana. Bagaimana caranya?

Rumus dari kesederhanan adalah pengeluaranmu tidak lebih dari 30% pendapatanmu. Artinya jika penghasilanmu 2juta per bulan, pengeluaranmu tidak boleh lebih dari 600 ribu. Saat salah satu temanmu yang tiap bulan habis 20juta buat foya-foya, itu masih dalam 'cara hidup sederhana' jika pemasukannya 100 juta perbulan. Selalu ingat rumus 30% dari pendapatan. 

Lantas, dipakai untuk apa 70% sisa uangnya? Bisa kamu tabung atau investasi. Apa gunanya? Hal ini sangat berguna jika terjadi hal tak terduga seperti, kamu kecelakaan dan harus dilarikan ke rumah sakit. Tak apa karena kamu punya tabungan untuk pengeluaran tak terduga semacam ini, jadi tak perlu pusing harus hutang kemana. 

Hal lain seperti membeli motor, membeli, mobil, rumah dan masih banyak lagi contoh lainnya bisa kamu penuhi dengan konsep di atas.

Dari dulu. penulis telah belajar tentang konsep menabung atau investasi, tapi sayang kala itu uangnya tidak ada jadi belum bisa diterapkan, haha. Lain cerita untuk saat ini.

Mungkin itu dulu yang bisa saya sampaikan. Kebanyakan isi tulisan di sini hanya curhatan penulis. Oh ya, di luar dari rasionalitas terdapat juga fakto-x yang biasa kita sebut takdir tapi saya lebih suka menyebutnya hoki. Terima kasih sudah membaca 

Kesdik Bayu
Kesdik Bayu Penulis yang masih magang

Posting Komentar untuk "Apa yang Kamu Pelajari Sepanjang Hidup Ini?"

Berlangganan via Email