-->

Kasta Dalit, Kaum yang Tertindas di india

Sisi Gelap Kasta Dalit. India adalah negara terpadat kedua setelah Cina, populasi mereka mencapai 1,38 miliar. Dengan penduduk sebanyak itu, jelas saja India menjadi sangat padat.

Kasta Dalit
 
Salah satu sisi gelap India adalah sistem kasta yang masih diterapkan. Mereka yang berada di kasta atas merasa lebih superior dan istimewa dibanding kasta di bawahnya. Sehingga sering merendahkan kaum di bawahnya.

Sebelumnya perlu kamu ketahui bahwa India mempunyai empat kasta resmi yaitu, Brahmana, Kshatryia, Vaishya, dan Sudra. Kasta teratas adalah Brahmana yang berarti pemuka agama, rohaniawan, di bawahnya ada Kasta Kshatryia yang berarti prajurit atau penegak hukum, selanjutnya Waishya yang berarti pedagang, pengusaha, pebisnis, dan yang terakhir adalah Kasta Sudra yang berarti budak.

Kasta dalit, kaum yang tertindas di india

Tapi yang akan kita bahas kali ini bukan berasal dari ke-empat kasta tersebut, melainkan kasta yang tidak resmi atau tidak diakui yaitu Kasta Dalit atau Pariya. Kasta Dalit adalah mereka yang posisinya di bawah budak, bisa kamu bayangkan? Budak saja sudah paling rendah apalagi Dalit?

Jadi tak heran kalau mereka dianggap tidak lebih bernilai dari binatang. Di India, membunuh seekor sapi bisa dipenjara selama bertahun tahun, bahkan dihukum mati. Namun, penyiksaan, diskriminasi, pemerkosaan, dan pembunuhan terhadap Kasta Dalit sering lolos dari jeratan hukum.

Kenapa penegak hukum seolah abai dan buta terhadap perlakuan yang di terima Kasta Dalit? Karena tidak ada polisi dan penegak hukum yang berasal dari Dalit.

Kaum Dalit ini hanya diberbolehkan untuk bekerja di pekerjaan paling rendah, seperti pemulung, pembersih selokan, pemungut kotoran, kuli panggul di pasar dan sejenisnya.

Jangankan bekerja, untuk potong rambut saja mereka ditolak.

Orang-orang Dalit dianggap najis, tidak boleh disentuh, tidak boleh diikuti jejak langkahnya seolah tanah yang diijnjaknya berubah menjadi kotoran.

Mereka tidak boleh menyentuh susu sapi karena sapi dianggap suci oleh Agama Hindu, khususnya di India.

Di India, ada tradisi yang sangat aneh. Tradisi itu dikenal sebagai Made Snana yakni tradisi dimana kasta terendah di India yakni kasta Dalit/Pariya berguling guling di bekas Iudah atau bekas makanan yang di lemparkan Kasta Brahmana (kasta paling atas).

Kasta dalit yang tertindas di india

Kaum Dalit percaya kalau mereka berguling-guling di bekas ludah atau makanan Kaum Brahmana, mereka bisa mendapat keberkahan dan kesembuhan dari penyakit. Tradisi ini sudah ada sejak empat ribu tahun lalu.

Orang-orang dalit ini dikucilkan bahkan lebih parah dari itu, mereka disiksa. Ada beberapa kasus kaum dalit yang mungkin akan membuatmu marah.

Diskriminasi terhadap Kasta Dalit

Ada satu pasangan dimana si pria berasal dari dalit dan si wanita berasal dari kasta brahmana. Keduanya menikah lalu mengasingkan diri. Beberapa waktu kemudian mereka memutuskan untuk kembali, tapi mereka malah dibunuh oleh keluarga si wanita.

Kaum dalit saja dilarang untuk disentuh apalagi dinikahi, menikahi orang dalit adalah sebuah aib. Keluarga si wanita yang berasal dari kaum terpandang tentu saja dibuat malu dan marah oleh anaknya yang menikahi orang dalit. Akhirnya keluarga wanita memutuskan untuk membunuh anaknya.

Kasus yang kedua, seorang remaja bernama Saroj berjalan lima kilometer tanpa alas kaki untuk memakamkan ibunya. Anak ini membawa ibunya hanya dengan sepeda. Sang ibu tewas tenggelam saat mengambil air.

Saroj sebenarnya sudah meminta bantuan untuk melakukan kremasi kepada kerabat dan warga sekitar, tapi jangankan membantunya, mereka menyentuh jenazah ibunya saja tidak hanya karena Saroj berasal dari kasta rendah.

Dalam perjalanan, Saroj ditanya oleh seseorang. Apa itu di belakang sepedamu?

"Ini adalah ibuku", ucapnya dengan lirih.

Contoh lainnya adalah seseorang yang dibunuh karena membeli kuda karena kaum dalit tidak boleh memiliki kuda. Atau orang dalit yang dihajar sampai meninggal hanya karena makan di depan orang yang kastanya lebih tinggi.

Saat wabah covid sedang parah-parahnya di India, banyak sekali mayat yang dihanyutkan di sungai.

Biasanya masyarakat india akan mengkremasi mayat saudaranya dengan kayu bakar kemudian menghanyutkan abunya ke sungai. Tapi bagi yang tidak mampu membeli kayu bakar, mereka menghanyutkan jenazah utuh langsung ke sungai.

Saking banyaknya jenazah yang ditemukan, pemerintah bahkan menugaskan polisi untuk berpatroli di sekitar sunggai. Selain sungai, mereka juga menemukan kuburan yang tidak layak. Mayat mayat itu diletakkan di galian yang dangkal dan dibiarkan begitu saja.

Bayi yang lahir di india berarti langsung mewarisi kasta orang tuanya. Bahkan ada sertifikat yang menjamin kamu datang dari kasta mana, sertifikat ini digunakan untuk melamar kerja, menikah, atau bersekolah.

Sejarah Kasta Dalit

Menurut kepercayaan, mereka yang terlahir dalam kasta dalit adalah mereka yang melakukan hal-hal yang berdosa dan kotor dalam kehidupan mereka sebelumnya. Dalam ajaran Hindu, hidup adalah siklus reinkarnasi tiada henti. Siklus ini bisa dihentikan hanya ketika atma/nyawa bersatu dengan yang Maha Kuasa yang disebut sebagai moksa.

Jika dicari dalam literatur Hindu, pada awalnya kasta tidak diwarisi secara turun temurun. Seorang anak yang lahir di keluarga Brahmana (kasta tertinggi) akan mendapat kasta Sudra (kasta terendah) dan hanya ketika dia mempelajari Weda maka dia bisa diterima sebagai kasta Brahmana. Jadi istilah Catur Varna aslinya adalah klasifikasi manusia berdasarkan keahlian/pekerjaan mereka.

Dalam sastra kuno Hindu, seperti Mahabharata, banyak Brahmana berasal dari kaum Dalit. Bahkan dewa-dewa sendiri sering dikisahkan menyamar sebagai orang paria ini. Jadi sebenarnya, jika ditilik lebih dalam, tidak ada hal yang membenarkan perlakuan orang Hindu India terhadap para Dalit. Agama dijadikan alat politik, untuk membenarkan hal yang sebenarnya hanyalah rekayasa manusia.

Orang orang dalit sebenarnya sudah protes menuntut keadilan kepada pemerintah dan pemerintah sudah melarang perbedaan berdasarkan kasta. Namun, kegiatan dan budaya selama ribuan tahun tentu akan sulit dihilangkan oleh masyarakat.

Tambahan: Jumlah total masyarakat Dalit sekitar 300 juta jiwa, itu artinya lebih dari total populasi penduduk Indonesia. 

Itulah sisi gelap dari Kasta Dalit atau Kasta Paria di India. Kita bersyukur indonesia masih lebih baik dalam memperlakukan sesamanya. Terima kasih sudah membaca, semoga bisa bermanfaat bagi kita.



LihatTutupKomentar